SEKILAS INFO
: - Rabu, 13-11-2019
  • 3 minggu yang lalu / Keluarga Besar MTsN 3 Yayasan PPBU Tambakberas menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya KH. M. Syamsul Huda As.SH.MHI, Kepala Madrasah periode I. Semoga seluruh jasa, pengabdian, dan amal ibadahnya diterima Allah SWT, diampuni dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Dharma Wanita MTsN 3 Jombang: Kami Perempuan Anti Korupsi!

Jombang – Dharma Wanita MTsN 3 Jombang menyelenggarakan pertemuan rutin di GSG MTsN 3 Jombang Minggu (10/03). Pertemuan yang bertema “saya perempuan anti korupsi” ini dihadiri oleh Kepala Dharma Wanita Kementrian Agama Kab. Jombang, Ibu H. Husnul Khotimah Haris ditemani Ibu Hj. Izzudin. Pertemuan yang dihadiri Ibu-ibu ASN dan non ASN ini dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Sambutan disampaikan oleh Kepala MTsN 3 Jombang, H. Moch. Syuaib, S.Ag. M.PdI. Peran perempuan dewasa ini telah menjadi sorotan penting, terutama perempuan-perempuan yang mendampingi pemimpin. Tak dapat dipungkiri bahwa dibalik lelaki hebat dan pemimpin yang besar, terdapat perempuan hebat. Beliau menekankan kepada ibu-ibu agar dapat menunjukkan aura dan raut muka yang selalu menyenangkan di depan suami, agar rumah tangga dapat selalu harmonis.

      

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Dharma Wanita MTsN 3 Jombang, Ibu Hj. Lilis Siyatin Moch Syuaib. Beliau mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan semangat ibu-ibu peserta Dharma Wanita MTsN 3 Jombang. Beliau juga berharap agar kegiatan hari ini dapat diikuti dan dilaksanakan dengan baik.

Ibu H. Husnul Khotimah Haris mengisi acara dengan materi Dharma Wanita yang sangat mendasar, yaitu peran perempuan di lingkungan keluarga. “Dari survei yang telah dilakukan tahun 2011-2013, hanya 4% seorang ibu yang mengajarkan kejujuran kepada anak-anaknya” paparnya pagi ini. Sebagian besar ibu-ibu kemungkinan tidak waspada dengan perilaku koruptif kecil, contohnya mencontek ketika ujian dan menyerobot antrian. Di beberapa sekolah, cerita beliau, masih terdapat sistem guru yang menyarankan ke siswa didik untuk membantu temannya dengan memberi contekan, agar dapat lulus bersama. Beliau juga menekankan pentingnya pendidikan kejujuran dan anti korupsi yang harus dimulai dari keluarga. Keluarga yang bersih dan harmonis akan mencegah perilaku korupsi.

Materi dilanjutkan oleh Ibu Hj. Izzudin. Hal pertama yang sangat ditekankan oleh beliau adalah pentingnya para istri yang melayani dan berbakti kepada suami. Apapun latar belakang istri, baik itu istri dari keturunan terhormat, berpendidikan tinggi, ataupun memiliki kekayaan melebihi suami, harus tetap berbakti kepada perintah suami. Hal ini harus dilakukan para istri demi menjaga keharmonisan rumah tangga. Beliau melanjutkan, perempuan adalah pengelola rumah tangga dan pencari nafkah tambahan bagi keluarga. Tidak dapat dipungkiri bahwa seorang istri terkadang memiliki keinginan di luar kebutuhan pokok rumah tangga. Keperluan lain seperti memberi uang saku untuk keponakan atau membeli sesuatu yang diinginkan, akan terasa lega jika menggunakan uang sendiri tanpa meminta suami.

Beberapa komentar negatif sering dilayangkan kepada perkumpulan Dharma Wanita, karena terkesan menjadi ajang pamer gengsi, seperti pamer perhiasan. Namun anggapan ini dapat ditepis dengan kebijakan larangan memakai perhiasan bila berbaju Dharma Wanita. Sebelum simulasi “Saya Perempuan Anti Korupsi” (SPAK), beliau mengakhiri materi dengan pesan, bahwa segala sesuatu akan tampak murah jika jumlahnya sangat banyak, kecuali adab dan sopan santun. Alangkah indahnya jika para perempuan mengutamakan adab dan sopan santun.

Acara juga diselingi dengan pembagian doorprize dan permainan MAJO, yaitu game dengan basic edukasi anti korupsi. Ibu-ibu diajak menebak jenis perilaku korupsi dengan deskripsi yang cocok dalam kartu. Game-game lain juga diperkenalkan dalam simulasi, yang secara keseluruhan memiliki konsep sama, yaitu anti korupsi. (Def)

 

Pengumuman

Pengumuman Pengambilan Ijazah Tahun Pelajaran 2018/2019

Hasil Seleksi Kelas Unggulan PPDB MTsN 3 Jombang 2019/2020

PENGUMUMAN BAGI CALON PESERTA DIDIK BARU

Lokasi