
Jombang — MTsN 3 Jombang turut ambil bagian dalam Gerakan Bersama – Sampah Jadi Sedekah (Gema Sajadah) Season 2026 dengan menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan. Partisipasi ini diwujudkan melalui kegiatan pengumpulan sampah bernilai ekonomi yang kemudian disalurkan ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang bekerja sama dengan Bank Sampah Indonesia (BSI) Jombang.
![]() |
![]() |
Dalam kegiatan tersebut, MTsN 3 Jombang berhasil mengumpulkan berbagai jenis sampah terpilah dengan rincian sebagai berikut:
- Sampah kode P3 sebanyak 66 kg dengan total Rp198.000
- Sampah kode P3.2 sebanyak 40 kg dengan total Rp160.000
- Sampah kode P13 sebanyak 4 kg dengan total Rp14.000
- Sampah kaleng (Cam) sebanyak 40 kg dengan total Rp80.000
Total keseluruhan nilai ekonomi dari sampah yang dikumpulkan mencapai Rp452.000.
![]() |
![]() |
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan MTsN 3 Jombang terhadap program Gema Sajadah yang digagas oleh Kemenag Jombang dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah pasca Lebaran sekaligus memperingati Hari Bumi 2026.
Kepala MTsN 3 Jombang menyampaikan bahwa keterlibatan ini tidak hanya sekadar pengumpulan sampah, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk membangun karakter peduli lingkungan dan semangat berbagi.
“Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa sampah bukan hanya limbah, tetapi bisa memiliki nilai manfaat bahkan menjadi sedekah. Ini adalah pembelajaran nyata yang sangat berharga,” ujarnya.
![]() |
![]() |
Seluruh sampah yang telah dikumpulkan kemudian disetorkan melalui mekanisme yang telah ditetapkan oleh Kemenag Jombang dan dikelola bersama BSI Jombang. Hasil dari pengelolaan tersebut nantinya akan dikonversi menjadi bentuk manfaat lain, seperti bantuan atau kebutuhan kebersihan.
Dengan keikutsertaan ini, MTsN 3 Jombang berharap dapat terus menjadi bagian dari gerakan kolektif dalam menjaga lingkungan serta menanamkan budaya peduli dan berbagi kepada generasi muda.
Gema Sajadah 2026 pun diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi kebiasaan positif yang berkelanjutan di tengah masyarakat. (hms)


















